Cara menyelesaikah ikhbar nomor 11 (Khobar syibeh jumlah)

Ikhbar jurumiyah nomor 11

Assalamu'alaikum Wr. Wb

Alhamdulillah kita masih diberikan kesempatan untuk bisa belajar bareng tentang ikhbar. Sebelumnya saya sudah membahas Ikhbar Nomor 10 yakni خبر جملة اسمية باسم الفاعل جرى على غيرمن هو له. Dan kali ini akan saya lanjutkan Ikhbar Jurumiyah nomor 11 yakni :

خبر شبه جملة (Khobar yang berbentuk serupa jumlah)

Sebelum kita belajar ikhbar jurumiyah, teman-teman perlu siapkan kitab panduan, diantaranya Kitab Nahwu Jurumiyah, Tasrif Istilah dan Tasrif Lughowi.

Contoh soal 1

Adapun soal yang akan kita pakai pertama adalah 

ضَرَبَ زَيْدٌ عَمْرًا فِى الدَّارِ

(Zaid memukul amr dirumah)

Kedudukan lafadz (tarkib)

Soal yang kita bahas ini masih tergolong mudah karena masih berbentuk mufrod semua. Disini juga akan saya bahas yang berbentuk tasniyah atau jamak.

Ikhbar nomor 11 ini ada 3 macam bentuk. Diantaranya :

A. Dimudhofkan kepada Fa’il menjadi ضَرْبُ زَيْدٍ عَمْرًا فِى الدَّارِ

Cara membuatnya :

1. Fi’il dijadikan masdar. Bisa lihat di tasrif istilah, ضَرَبَ - يَضْرِبُ - ضَرْبًا

maka ditulis : ضَرْبٌ

Dikarenakan menjadi mubtada' maka menggunakan i'rob rofa'.

2. Fa'il dijadikan mudhof ilaih nya lafadz ضَرْبٌ

menjadi ضَرْبُ زَيْدٍ

Lafadz ضَرْبٌ yang awalnya di tanwin, kemudian ketika dimudhofkan tidak lagi tanwin. Karena tanwin dan mudhof tidak bisa berkumpul.

3. Adapun maf'ul bih dan jer majrur ditetapkan. Menjadi :

ضَرْبُ زَيْدٍ عَمْرًا فِى الدَّارِ (Pukulannya Zaid atas Amr itu berada di rumah)

 

B. Dimudhofkan kepada maf’ul dan membuang fa’il menjadi ضَرْبُ عَمْرٍى فِى الدَّارِ

Cara membuatnya :

1. Fi’il dijadikan masdar. 

maka ditulis : ضَرْبُ

2. Fa'il dibuang. Karna jika mudhof dengan maf'ul bih, maka fa'il boleh dibuang, boleh juga ditetapkan. Namun untuk yang ini, kita tulis yang fa'ilnya dibuang.

3. Maf'ul bih  dijadikan mudhof ilaih nya ضَرْبُ 

menjadi ضَرْبُ عَمْرٍى 

4. Jer Majrur ditetapkan. Menjadi :

ضَرْبُ عَمْرٍى فِى الدَّارِ (Terpukulnya Amr itu berada di rumah)

 

C. Dimudhofkan kepada maf’ul dan menetapkan fa’il Menjadi ضَرْبُ عَمْرٍى زَيْدٌ فِى الدَّارِ

Cara membuatnya :

1. Fi’il dijadikan masdar. 

maka ditulis : ضَرْبُ

2. Maf'ul bih  dijadikan mudhof ilaih nya ضَرْبُ 

menjadi ضَرْبُ عَمْرٍى 

3. Fa'il disebutkan setelah Mubtada' yang mudhof kepada Maf'ul bih. Karna jika mudhof dengan maf'ul bih, maka fa'il boleh dibuang, boleh juga ditetapkan. Namun untuk yang ini, kita tulis yang fa'ilnya ditetapkan. Menjadi 

ضَرْبُ عَمْرٍى زَيْدٌ

4. Jer Majrur ditetapkan. Menjadi :

ضَرْبُ عَمْرٍى زَيْدٌ فِى الدَّارِ (Terpukulnya Amr oleh Zaid itu berada di rumah)

Bagaimana? Bisa di Fahami?

Contoh soal 2

Kita coba yang berbentuk Tasniyah dan Jama'. Misalkan :

ضَرَبَ الزَّيْدَانِ الهِنْدَاتِ فِى الدَّارِ

A.   Dimudhofkan kepada Fa’il menjadi ضَرْبُ الزَّيْدَيْنِ الهِنْدَاتِ فِى الدَّارِ

Cara membuatnya :

1. Fi’il dijadikan masdar. Bisa lihat di tasrif istilah, ضَرَبَ - يَضْرِبُ - ضَرْبًا

maka ditulis : ضَرْبُ

Dikarenakan menjadi mubtada' maka menggunakan i'rob rofa'.

2. Fa'il dijadikan mudhof ilaih nya ضَرْبُ 

menjadi ضَرْبُ الزَّيْدَيْنِ 

Yang pada mulanya i'rob rofa' ditandai dengan alif, karena dimudhofkan maka menjadi i'rob jer ditandai ya'.

3. Adapun maf'ul bih dan jer majrur ditetapkan. Menjadi :

ضَرْبُ الزَّيْدَيْنِ الهِنْدَاتِ فِى الدَّارِ (Pukulannya dua Zaid atas beberapa Hindun itu berada di rumah)


B. Dimudhofkan kepada maf’ul dan membuang fa’il menjadi ضَرْبُ الهِنْدَاتِ فِى الدَّارِ

Cara membuatnya :

1. Fi’il dijadikan masdar. 

maka ditulis : ضَرْبُ

2. Fa'il dibuang

3. Maf'ul bih  dijadikan mudhof ilaih nya ضَرْبُ 

menjadi ضَرْبُ الهِنْدَاتِ 

Sekilas nampak sama saja dengan soal, namun yang perlu rencang-rencang ketahui, lafadz الهِنْدَاتِ disini yang awalnya menjadi maf'ul bih dengan i'rob nasob ditandai kasroh, karena sekarang di mudhofkan maka menjadi i'rob jer ditandai dengan kasroh.

4. Jer Majrur ditetapkan. Menjadi :

ضَرْبُ الهِنْدَاتِ فِى الدَّارِ (Terpukulnya beberapa Hindun itu berada di rumah)

C. Dimudhofkan kepada maf’ul dan menetapkan fa’il Menjadi ضَرْبُ الهِنْدَاتِ الزَّيْدَانِ فِى الدَّارِ

Cara membuatnya :

1. Fi’il dijadikan masdar. 

maka ditulis : ضَرْبُ

2. Maf'ul bih  dijadikan mudhof ilaih nya ضَرْبُ 

menjadi ضَرْبُ الهِنْدَاتِ  

3. Fa'il disebutkan setelah Mubtada' yang mudhof kepada Maf'ul bih. Menjadi 

ضَرْبُ الهِنْدَاتِ الزَّيْدَانِ

4. Jer Majrur ditetapkan. Menjadi :

ضَرْبُ الهِنْدَاتِ الزَّيْدَانِ فِى الدَّارِ (Terpukulnya beberapa Hindun oleh dua Zaid itu berada di rumah).

Selesai. Mudahkan?!

Contoh soal 3

Sekarang kita coba yang soal berbentuk dhomir. Misal :

ضَرَبْتُهُمْ فِى الدَّار

Kita buat jadi 3 bentuk, ya!

A. Dimudhofkan kepada Fa’il menjadi ضَرْبِى اِيَّاهُمْ فِى الدَّارِ

Cara membuatnya :

1. Fi’il dijadikan masdar. Bisa lihat di tasrif istilah, ضَرَبَ - يَضْرِبُ - ضَرْبًا

maka ditulis : ضَرْبُ

Dikarenakan menjadi mubtada' maka menggunakan i'rob rofa'.

2. Fa'il dijadikan mudhof ilaih nya ضَرْبُ 

menjadi ضَرْبِيْ 

Dhomir mutakalim wahdah ketika dimudhofkan maka menggunakan ya' mutakalim. dan harokat ba' menyesuaikan huruf ya' mutakalim tersebut, yakni kasroh.

3. Adapun maf'ul bih dan jer majrur ditetapkan. Menjadi :

ضَرْبِى اِيَّاهُمْ فِى الدَّارِ (Pukulannya saya atas mereka itu berada di rumah)

Perlu diperhatikan, dhomir mahal nasob ketika di munfasilkan maka di tambahkan lafadz اِيَّا

B.  Dimudhofkan kepada maf’ul dan membuang fa’il menjadi ضَرْبُهُمْ فِى الدَّارِ

Cara membuatnya :

1. Fi’il dijadikan masdar. 

maka ditulis : ضَرْبُ

2. Fa'il dibuang

3. Maf'ul bih  dijadikan mudhof ilaih nya ضَرْبُ 

menjadi ضَرْبُهُمْ 

4. Jer Majrur ditetapkan. Menjadi :

ضَرْبُهُمْ فِى الدَّارِ (Terpukulnya mereka itu berada di rumah)

C. Dimudhofkan kepada maf’ul dan menetapkan fa’il Menjadi ضَرْبُهُمْ اَنَا فِى الدَّارِ

Cara membuatnya :

1. Fi’il dijadikan masdar. 

maka ditulis : ضَرْبُ

2. Maf'ul bih dijadikan mudhof ilaih nya ضَرْبُ 

menjadi ضَرْبُهُمْ 

3. Fa'il disebutkan setelah Mubtada' yang mudhof kepada Maf'ul bih. Menjadi 

ضَرْبُهُمْ اَنَا

Perlu diperhatikan dhomir mutakalim mahal rofa' ketika di munfasilkan maka menjadi اَنَا

4. Jer Majrur ditetapkan. Menjadi :

ضَرْبُهُمْ اَنَا فِى الدَّارِ (Terpukulnya beberapa Hindun oleh dua Zaid itu berada di rumah).

Selesai. Mudahkan?!

Jika ada pertanyaan bisa tanyakan di kolom komentar ya!

 

Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url