Cara menyelesaikan ikhbar nomor 5 (Khobar jumlah fi'liyah madhowiyatin 'anil fa'il)

 

Ikhbar jurumiyah nomor 5


Assalamu'alaikum Wr. Wb

Alhamdulillah kita masih diberikan kesempatan untuk bisa belajar bareng tentang ikhbar. Sebelumnya saya sudah membahas Ikhbar Nomor 4 yakni خبر جامد من المفعول (Khobar jamid dari fa’il). dan kali ini akan saya lanjutkan Ikhbar Jurumiyah nomor 5 yakni :

خبر جملة فعلية ما ضوية عن الفاعل (Khobar Jumlah Fi'liyah berupa fi’il madhi mabni fa’il).

Sebelum kita belajar ikhbar jurumiyah, teman-teman perlu siapkan kitab panduan, diantaranya Kitab Nahwu Jurumiyah, Tasrif Istilah dan Tasrif Lughowi.

Contoh Soal 1

Adapun soal yang akan kita pakai di artikel ini adalah 

ضَرَبَ زَيْدٌ عَمْرًا فِى الدَّارِ

(Zaid memukul amr dirumah)

Kedudukan lafadz (tarkib)

Soal yang kita bahas ini masih tergolong mudah karena masih berbentuk mufrod semua. Disini juga akan saya bahas yang berbentuk tasniyah atau jamak, dan juga soal yang berbentuk dhomir.

Langsung saja kita ulas...

Langkah-langkahnya adalah :

1. Fa’il di jadikan mubtada'. Maka fa’il diletakkan di awal.

زَيْدٌ

2. Fi’il madhi mabni fa’il dijadikan khobar dan diberi dhomir yang kembali menjadi mubtada'. Maka menjadi

 زَيْدٌ ضَرَبَ 

Kok masih tetep seperti soal? iyah, karena mubtada'nya berbentuk mufrod. Maka Fi’il madhinya pun dhomirnya berbentuk Dhomir Mustatir Wujub (Dhomir yang wajib tersimpan).

3. Kemudian maf'ul bih dan jer majrur ditetapkan. Menjadi 

زَيْدٌ ضَرَبَ عَمْرًا فِى الدَّارِ

Selesai. Mudah kan?

Contoh soal 2

Sekarang kita coba jika Fa’ilnya berbentuk Jamak mudzakar. Contohnya

ضَرَبَ الزَّيْدُوْنَ عَمْرًا فِى الدَّارِ  (beberapa zaid memukul amr di rumah)

Langkahnya sama :

1. Fa’il di jadikan mubtada'. Maka fa’il diletakkan di awal.

الزَّيْدُوْنَ

2. Fi’il madhi mabni fa’il dijadikan khobar dan diberi dhomir yang kembali menjadi mubtada'. Maka menjadi

 الزَّيْدُوْنَ ضَرَبُوْا

Dikarenakan mubtada'nya berbentuk Jamak Mudzakar. Maka Fi’il madhinya pun dhomirnya diberi dhomir jamak mudzakar. 

Perhatikan tasrif lughowi berikut

متكلم

مؤنث مخاطب

مذكر مخاطب

مؤنث غائب

مذكر غائب

ضَرَبْتُ

ضَرَبْنَا

 

ضَرَبْتِ

ضَرَبْتُمَا

ضَرَبْتُنَّ

ضَرَبْتَ

ضَرَبْتُمَا

ضَرَبْتُمْ

ضَرَبَتْ

ضَرَبَتَا

ضَرَبْنَ

ضَرَبَ

ضَرَبَا

ضَرَبُوْا

3. Kemudian maf'ul bih dan jer majrur ditetapkan. Menjadi 

الزَّيْدُوْنَ ضَرَبُوْا عَمْرًا فِى الدَّارِ (Beberapa zaid adalah orang yang telah memukul amr di rumah)

Selesai. Mudah kan?

Contoh soal 3

Sekarang coba yang maf'ulnya isim dhomir. Misal :

ضَرَبْتُمْ عَمْرًا فِى الدَّارِ (Kalian memukul amr di rumah)

Langkahnya :

Langkahnya sama :

1. Fa’il di jadikan mubtada'. Maka fa’il diletakkan di awal.

اَنْتُمْ

Dikarenakan fa’il berupa dhomir muttasil, maka ketika dijadikan mubtada dan diletakkan di awal, maka menjadi dhomir munfasil.

2. Fi’il madhi mabni fa’il dijadikan khobar dan diberi dhomir yang kembali menjadi mubtada'. Maka menjadi

 اَنْتُمْ ضَرَبُوْا

3. Kemudian maf'ul bih dan jer majrur ditetapkan. Menjadi 

اَنْتُمْ ضَرَبُوْا عَمْرًا فِى الدَّارِ (Kalian adalah orang yang memukul amr di rumah.

Bisa di faham? Jika belum faham atau ada penjelasan saya yang kurang pas, bisa sampaikan di komentar ya.

Selanjutnya kita bahas Ikhbar nomor 6.

 

 

Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url