Cara menyelesaikan ikhbar nomor 3 (khobar jamid minal fa'il)
![]() |
| Ikhbar jurumiyah nomor 3 |
Assalamu'alaikum Wr. Wb
Alhamdulillah rasa syukur kita curahkan kepada Dzat yang telah memberi kita kekuatan, sehingga kita masih diberi kesempatan untuk belajar bareng kembali membahas ikhbar nomor 3. Pada artikel sebelumnya saya telah membahas ikhbar nomor 1 (خبر مشتق من اسم الفاعل) dan ikhbar nomor 2 (خبر مشتق من اسم المفعول). Adapun ikhbar nomor 3 ini adalah
خبر جامد من الفاعل
(Khobar berupa isim jamid yang dijadikan dari fa’il)
Isim Jamid itu ada 2 macam :
a. Isim Dzat atau isim jenis.
Tau isim dzat? Saya menjelaskan pakai gaya bahasa sendiri
ya. Biar lebih mudah. Intinya isim dzat itu isim yang bermakna dzat. Entah itu
nama orang atau nama benda. Seperti زَيْدٌ. Dan
kalau isim jenis itu isim yang menunjukkan makna jenis. Macam dan jenis itu
beda ya. Misal jenis hewan, macamnya apa saja? Ada kuda, kucing, tikus dan
lain-lain. Jenis kendaraan, macamnya ada mobil, motor, kereta dan lain-lain.
b. Isim Makna (Masdar). Intinya kalimat isim tersebut memiliki makna dengan sendirinya tanpa ada kaitan waktu dan bisa dijadikan kalimat fi’il. Seperti lafadz جُلُوسٌ (duduk) bisa menjadi جَلَسْتُ (saya duduk)
- Contoh soal 1
Nah ikhbar nomor 3 ini yang akan kita jadikan khobar adalah fa’il. Kita ambil contoh soal
ضَرَبَ زَيْدٌ عَمْرًا فِي الدَّارِ
![]() |
| Kedudukan lafadz (tarkib) |
Langkah-langkahnya :
1. Fi’il di jadikan isim fa’il dan dijadikan mubtada' dan
diberi ال. dan disesuaikan dengan khobar dalam
mufrod, tasniyah, jamak, mudzakar dan muannasnya. Menjadi...
الضّارِبُ
Perhatikan tasrif istilah berikut yang bergaris bawah
2. Fa’il dijadikan khobar dan diletakkan di akhir. Adapun maf'ul bih dan jer majrur di tetapkan. Menjadi...
الضّارِبُ عَمْرًا فِي الدَّارِ
زَيْدٌ
(Orang yang memukul amr di rumah adalah zaid)
Selesai. Mudah kan?
Contoh soal 2
Sekarang kita coba jika fa’ilnya berbentuk jamak muannas. Contohnya
ضَرَبَتْ الهِنْدَاتُ زَيْدًا فِى
الدَّارِ (Beberapa
hindun memukul zaid di rumah)
Langkahnya sama, yang pertama :
1. Fi’il di jadikan isim fa’il dan dijadikan mubtada' dan
diberi Al. Menjadi...
الضّارِبَاتُ
dikarenakan lafadz yang akan kita jadikan khobar adalah lafad الهِنْدَاتُ (jamak muannas) maka isim fa’ilnya juga berbentuk jamak muannas.
perhatikan tasrif lughowi berikut
ضَارِبٌ - ضَارِبَانِ - ضَارِبُوْنَ (Mudzakar)
ضَارِبَةٌ - ضَارِبَتَانِ - ضَارِبَاتٌ
2. Fa’il dijadikan khobar dan diletakkan di akhir. Adapun maf'ul bih dan jer majrur di tetapkan. Menjadi...
الضّارِبَاتُ زَيْدًا فِي
الدَّارِ الهِنْدَاتُ
(Orang-orang yang memukul zaid di rumah adalah beberapa
hindun)
Wess...penak tho?!
- Contoh soal 3
Sekarang kita coba mengulas yang fa’ilnya berupa dhomir,
misal :
ضَرَبْتَ عَمْرًا فِى الدَّارِ
(Engkau memukul amr di rumah)
Langkah-langkahnya :
1. Fi’il di jadikan isim fa’il dan dijadikan mubtada' dan
diberi Al. Menjadi...
الضّارِبُ
(mufrod mudzakar karena dhomir تَ adalah mufrod
mudzakar)
2. Fa’il dijadikan khobar dan diletakkan di akhir. Adapun maf'ul bih dan jer majrur di tetapkan. Menjadi...
الضّارِبُ عَمْرًا فِي الدَّارِ
اَنْتَ
(Orang yang memukul amr di rumah adalah ُengkau)
jika berbentuk muannas, maka isim fa’il tinggal ditambah ta' marbutoh. Misal ketika mudzakar ضَارِبٌ maka muannasnya ضَارِبَةٌ (mufrod), ضَارِبَتَانِ (tasniyah), ضَارِبَاتٌ (jamak). Tasrif lughowi mudzakar
ضَارِبٌ - ضَارِبَانِ - ضَارِبُوْنَ
Demikian pembahasan ikhbar nomor 3, Apabila ada kesalahan atau ada pertanyaan bisa sampaikan di kolom komentar. Selanjutnya kita akan membahas ikhbar nomor 4.
.jpg)
