Wanita sedang haid, bisakah meraih lailatul qodar??
![]() |
| Sang pemburu lailatul qodr |
Haid merupakah sebuah qodrat pada wanita yang harus disyukuri. Allah tidak mungkin menciptakan sesuatu melainkan ada hikmah yang besar dibalik itu. Namun bagi wanita yang sedang haid, jangan lalai walau disaat kondisi sedang haid. Walau saat kondisi tersebut, wanita sedang diharamkan melaksanakan sholat, puasa, membaca Al Qur'an, i'tikaf di masjid dan lain-lain. Banyak hal kebaikan yang bisa dilakukan bagi wanita haid. Seperti membaca zikir, sholawat dan lain sebagainya.
Nah, mungkin sempat terbenak. Ingin sekali meraih lailatul qadar tapi kondisi sedang haid. Bagaimana cara meraihnya?
Rasulullah SAW pernah bersabda "Barang siapa yang melakukan amal kebaikan dengan niat meraih lailatul qadar dan mengharap pahala, maka akan diampuni dosanya yang telah lalu. Dan barang siapa berpuasa ramadhan dengan iman dan mengharap ridho Allah maka akan diampuni dosanya yang telah lalu." (HR. Bukhari).
Kemudian biasanya, setiap 10 hari terakhir di bulan Ramadan banyak orang berburu malam Lailatul Qadar. Dengan berkumpul di masjid seraya khusyuk membaca Alqur'an. Seperti yang pernah penulis alami ketika di masjid agung perkotaan yang selalu ramai di 10 malam terakhir.
Namun yang menjadi pertanyaa, Apakah bisa seorang wanita yang sedang haid mendapatkan malam Lailatul Qadar? Pertanyaan ini dulu pernah ditanyakan oleh seorang yang bernama Juwaibir kepada Ulama bernama Ad Dakhak.
Juwaibir : "Bagaimana pendapatmu tentang seorang wanita yang sedang nifas, haid, musafir dan orang yang tidur. Apakah mereka bisa memperoleh bagian dari lailatul qadar?"
Ad Dakhak : "Ya, setiap orang yang amal yang diterima oleh Allah akan diberikan bagian dari Lailatul Qadar."
Melihat kisah di atas ini menunjukkan bahwa haid atau nifas bagi seorang wanita bukanlah sebuah halangan untuk meraih Lailatul Qadar. Banyak hal yang bisa dilakukan seperti ibadah-ibadah ya boleh dilakukan walaupun dalam kondisi haid. Bahkan hanya sekedar menyiapkan makanan sahur pun sudah dikategorikan sebagai ibadah. Atau perbuatan baik lainnya yang di niati sebagai ibadah. Maka sangat dimungkinkan orang tersebut juga akan mendapatkan bagian dari Lailatul Qadar.
Lagi pulang kita tidak pernah mendengar seorang wanita yang sedang haid atau nifas walaupun diharamkan melakukan beberapa ibadah namun tidak diharamkan untuk mendapatkan Lailatul Qadar.
Maka dari itu Mari kita upayakan agar kita di tahun ini termasuk orang yang mendapatkan malam Lailatul Qadar. Kejar malam lailatul qodar dengan memperbanyak ibadah, seperti membaca Alqur'an, Sholat sunah, membaca buku, membaca afsir Alqur'an dan lain sebagainya.
Semoga kita senantiasa dalam tuntunan Allah agar dimudahkan dalam mendapatkan malam lailatul qodar. Aamiin
.jpg)