8 Jalan rezeki manusia, simak penjelasannya!

 

8 Jalan rezeki manusia


Rezeki adalah sesuatu yang sudah dijanjikan oleh Allah. Bahkan makhluk yang tidak nampak sekalipun mendapatkan rezeki dari Allah SWT. Jika bagi manusia, memang tidak semua orang punya gaji, namun semua orang pasti punya rezeki. Namun tidak jarang diantara kita yang mungkin mengeluhkan perihal tentang rezeki. Maka dari itu jangan gelisah atau risaukan karena walaupun kita tidak memiliki gaji semisal, namun kita pasti punya rezeki. Namun urusan rezeki ini ulama berbeda pendapat. Ada yang mengatakan bahwa rezeki harus dicari. Jika tidak dicari, maka kita tidak akan mendapatkan rezeki. Namun Sebagian ulama mengatakan bahwa rezeki akan datang dengan sendirinya walaupun kita tidak melakukan apa-apa. Nah dalam hal ini ada 8 cara manusia mendapatkan rezeki. 

1. Rezeki gawan (bawaan dari lahir)

وَمَا مِنْ دَابَّةٍ فِي الْاَرْضِ اِلَّا عَلَى اللَّهِ رِزْقُهَا (هود : 6)

"Tidak ada satu makhluk melata pun yang bergerak di atas bumi ini yang tidak dijamin oleh Allah rezekinya". (QS. Hud : 6)

Jadi rezeki orang itu berbeda-beda. Ada yang sehari bisa dapat Rp. 200.000 misalnya, ada juga yang hanya dapat Rp50.000 per hari padahal sama-sama kerja dalam sehari.

2. Rezeki sebab menikah

 وَانْكِحُوْا الْاَيَّامَى مِنْكُمْ وَالصَّالِحِيْنَ مِنْ عِبَادِكُمْ وَاِمَاءِكُمْ اِنْ يَكُوْنُوْا فُقَرَاءَيُغْنِهُمُ اللّهُ مِنْ فَضْلِهِ (النور : ٣٣)

"Dan nikahkanlah orang-orang yang masih membujang diantara kamu dan juga orang-orang yang layak dari hamba sahayamu baik laki-laki maupun perempuan". (QS. Nur : 33)

Dalam ayat di atas Allah menegaskan bahwa yang menikah, Allah akan memberikan karunianya berupa kemapanan dalam urusan rezeki. Maka jangan takut menikah karena alasan belum punya kerjaan atau merasa belum memiliki uang tabungan. Karena yang menikah akan diberikan rezeki dari Allah. 

3. Rezeki sebab punya anak

ولا تقتلوا او لادكم خشية املاق نحن نرزقكم واياكم (الاسراء :٣١)

"Dan janganlah kamu membunuh anak-anakmu karena takut miskin. Kamilah yang memberi rezeki kepada mereka dan kepadamu". (QS. Al isra' : 31)

Bisa kita ambil contoh Nabi Yakub waktu masih umur muda dia hijrah Merantau menjadi pekerja penggembala kambing. Setelah mempunyai anak 12 orang, kambingnya justru semakin bertambah dan kehidupannya semakin Makmur.

4. Rezeki sebab sedekah.

 من ذا الذي يقرض الله قرضا حسنا فيضاعفه له اضعافا كثيرة والله يقبض ويبسط واليه ترجعون (البقرة : ٢٤٥)

"Barang siapa meminjami Allah dengan pinjaman yang baik maka Allah akan melipatgandakan ganti kepadanya dengan yang banyak. Allah menahan dan melapangkan rezeki dan kepadanyalah kamu dikembalikan." (QS. Al Baqarah : 245)

Orang yang banyak bersedekah, hartanya pasti bertambah dan barokah. Bukan anggapan sebagian kecil orang yang bilang sedekah mengurangi harta dan buang uang saja. Nyatanya, kita tidak pernah melihat orang jatuh miskin akibat sedekah. Namun kita banyak sekali melihat orang yang jatuh miskin akibat kikir.

5. Rezeki karena bersyukur 

واذ تأذن ربكم لان شكرتم لازيدنكم ولئن كفرتم ان عذابي لشديد (ابراهيم : ٧)

"Dan ingatlah ketika Tuhanmu memaklumkan Sesungguhnya jika kamu bersyukur, niscaya aku akan menambah nikmat kepadamu, tetapi jika kamu mengingkari nikmatku maka Pasti azabku sangat berat". (QS. Ibrahim : 7)

Apapun yang kita peroleh dan berapapun yang kita dapatkan kita harus tetap bersyukur. Karena dengan cara bersyukur akan membuat rezeki kita tetap mengalir.

6. Rezeki karena ikhtiar (berusaha)

وان ليس للانسان ما سعى (النجم : ٣٩)

"Dan bahwa manusia hanya memperoleh apa yang telah diusahakannya." (QS. An Najm : 39)

Manusia akan mendapatkan apa yang dia usahakannya. Jika orang Jawa memiliki istilah peribahasa Nek ora obah, ora mamah. Artinya jika tidak bergerak atau tidak berusaha maka kita tidak akan mendapatkan apa yang kita inginkan. Terutama dalam hal urusan rezeki.

7. Rezeki karena istighfar

 فقلت استغفروا ربكم انه كان غفارا(١٠) يرسل السماء عليكم مدرارا(١١) ويمددكم باموال وبنين ويجعل لكم جنات ويجعل  لكم انهارا (١٢)

"Maka aku katakan kepada mereka, mohonlah ampun kepada Tuhanmu sesungguhnya dia adalah maha pengampun (10) niscaya dia akan mengirimkan hujan kepadamu dengan lebat (11) dan membanyakkan harta dan anak-anakmu, dan mengadakan untukmu kebon-kebun dan mengadakan pula di dalamnya untukmu sungai-sungai". (QS. Nuh : 10-12)

Dalam penjelasan ayat di atas, jelas bahwa Allah memberikan rezeki kepada hambanya yang mau beristighfar atau memohon ampun kepadanya niscaya Allah akan memberikan rezeki. Maka sudah sepatutnya kita untuk senantiasa memperbanyak istighfar dari segala kesalahan yang mungkin tidak kita sadari bahkan kesalahan yang kita sadari. Bisa jadi kita terhalang rezeki dikarenakan dosa yang kita lakukan atau kesalahan-kesalahan yang mungkin tidak kita sadari.

8. Rezeki sebab taqwa tawakal

ويرزقه من حيث لا يحتسب ومن يتوكل على الله فهو حسبه ان الله بالغ امره قد جعل الله لكل شيء قدرا (الطلاق : ٣)

"Dan dia memberinya rezeki dari arah yang tidak disangka-sangkanya. Dan barang siapa bertawakal kepada Allah, niscaya Allah akan mencukupkan keperluannya tidak Sesungguhnya Allah melaksanakan urusannya tidak sungguh Allah telah mengadakan ketentuan bagi setiap sesuatu". (QS. At Talaq : 3)

Dari keterangan ayat di atas jelas bahwa Allah memberikan rezeki kepada hambanya yang senantiasa mau bertakwa yakni menjalankan segala perintahnya dan menjauhi segala larangannya dan juga mau bertawakal kepada Allah dalam artian tawakal Berserah diri kepada Allah namun didahului dengan adanya ikhtiar.

Demikian penjelasan mengenai jalan rezeki manusia, semoga menjadi wawasan dan instropeksi untuk diri kita untuk meraih rezeki yang baik dari Allah SWT.



Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url